Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Daun Salam Bisa Obati Diabetes dan Kanker

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Tidak hanya digunakan sebagai pelengkap masakan, ternyata daun salam memiliki banyak manfaat. Daun salam biasanya dipakai sebagai pelengkap masakan dalam bentuk kering maupun segar. Aromanya yang khas menjadi pelengkap masakan yang tidak boleh terlewatkan. Kandungan nutrisi pada daun salam ternyata memiliki manfaat penting bagi kesehatan. Berikut ini manfaat daun salam bagi kesehatan yang harus anda tahu.

Mengobati Diabetes
Daun salam mengandung antioksidan tinggi yang dapat memproses insulin dengan baik. Selain itu daun salam juga dapat membantu menurunkan gula darah, kolesterol. Menurut penelitian kandungan nutrisinya baik untuk mengobati diabetes tipe 2.

Mencegah Penyakit Jantung
Jika dikonsumsi dengan rutin, daun salam baik untuk mencegah berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah mencegah serangan jantung. Kandungan rutin, salisilat dan asam caffeic pada daun salam dapat membantu mengurangi risiko serangan jantung.

Mengatur Tekanan Darah Tinggi
Daun salam mengandung flavonoid yang dapat membantu mengatur tekanan darah tinggi. Cukup ambil 10 lembar daun salam, rebus dalam 3 gelas air. Minum satu kali sehari untuk hasil yang baik.

Mencegah Kanker
Daun salam memiliki kandungan ilmiah yang baik untuk melawan berbagai macam kanker. Selain itu kandungan parthenolide pada daun salam efektif mengurangi risiko kanker serviks. Minum air rebusan daun salam sangat disarankan untuk mengurangi risiko kanker.

Sebagai Obat Batuk
Sedang batuk dan belum juga kunjung sembuh? Sebaiknya Anda mencoba untuk mengobatinya dengan menggunakan daun salam. Rebus 2 lembar daun salam dalam 1 gelas air. Biarkan selama 10 menit. Ambil kain bersih, rendam lalu letakkan pada dada untuk meringankan batuk.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *