Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Banten Siapkan 80 Bus Mudik Lebaran Gratis

Taufiqurokhman.com – Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan 80 angkutan bus AC untuk penyelenggaraan program mudik Lebaran gratis dengan tujuan 16 kota di Pulau Jawa dan Sumatera.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Banten Revri Aroes di Serang, Selasa, mengatakan untuk program mudik lebaran gratis yang diselenggarakan Dishubkominfo Banten pada 2016, pihaknya menyiapkan 80 bus dengan kuota jumlah peserta yang bisa mengikuti mudik gratis tersebut sebanyak 4000 orang.

Sedangkan kota tujuan mudik gratis tersebut ada 16 kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan di sejumlah Kota di Pulau Sumatera.

“Dari kuota 4.000 ini, sampai hari kemarin sudah ada 3.397 orang yang mendaftar atau terisi 84,9 persen,” kata Revri didampingi Kepala Seksi Angkutan Penumpang Dishubkominfo Banten Ahmad Najiullah.

Pembukaan program mudik gratis tersebut dimulai sejak 27 Mei dan akan ditutup pada 27 Juni 2016. Bagi pendaftar cukup menunjukan KTP, STNK atau SIM dan juga Kartu Keluarga.

“Kalau memang KTP-nya masih luar Banten, bisa saja meminta surat keterangan dari Pengurus RT atau RW tempat tinggal atau domisili,” kata Revri.

Sedangkan keberangkatan peserta mudik gratis tersebut pada 1 Juli 2016 atau sekitar lima hari menjelang lebaran. Peserta akan diantarkan ke kota tujuan masing-masing dan perjalanan selanjutnya ke kampung halaman ditanggung oleh masing-masing peserta.

Menurut Revri, kota tujuan program mudik gratis tersebut yakni di Jawa Barat ke Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, ke Jawa Tengah yakni ke Tegal, Purwokerto, Cilacap, Kebumen, Magelang, Semarang, Solo, Kudus serta Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan daerah lainnya ke Madiun, Bandar Lampung, Palembang dan Padang.

“Tahun lalu pesertanya sekitar 2.000 orang, termasuk kami sediakan angkutan untuk kendaraan roda dua. Nah tahun ini meningkat menjadi 4.000 orang tetapi kami tidak menyediakan angkutan untuk motor, karena khawatir nanti pulangnya malah naik motor. Ini kan yang bahaya karena perjalanan jauh,” kata Revri. [ant]

Dr. Taufiqurokhman, M.Si merupakan seorang mantan DPRD Banten. Kini beliau bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *