Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

AHY Ditantang Bangun Sejuta Panel Surya oleh Greenpeace Indonesia

taufiqurokhman.com – Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar pertemuan tertutup dengan perwakilan Greenpeace Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Greenpeace menantang Agus berani membangun sejuta panel surya di DKI Jakarta.

Kepala Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak menjelaskan tantangan satu juta panel surya itu dilakukan demi melihat keseriusan Agus mengurangi polusi udara di Ibu Kota. Aktivitas penggunaan pembangkit listrik tenaga uap dengan bahan bakar batu bara menjadi salah satu aspek yang membuat kualitas udara di DKI sangat buruk. “Secara persis kami tadi memberikan tantangan ke Mas Agus untuk memiliki program 1 juta panel surya di DKI Jakarta,” kata Leo saat ditemui di AHY Command Centre, Rabu malam (14/12).

Leo menambahkan panel surya tersebut dimaksudkan untuk mengganti sistem listrik yang berada di pusat perbelanjaan, gedung pemerintah, hingga fasilitas umum lainnya. Menurutnya, perubahan aliran listrik tersebut bisa berimbas pada perubahan demand dari listrik itu sendiri.

Menurut Leo, penggunaan PLTU untuk aliran listrik DKI Jakarta membuat polusi udara di ibu kota sangat menyakitkan. Greenpeace pun mengeluarkan data mengenai tingkat polusi di Jakarta yang semakin hari semakin mengkhawatirkan. Data yang dimiliki Greenpeace menunjukkan bahwa polusi udara meningkat hingga beberapa kali dibandingkan dengan gejala yang lebih bersih.

Menurutnya, jika angka ambang batas polusi berada di antara 50 sampai 100, polusi di DKI sudah meningkat hingga 4 kali lipat. Dampaknya, yang akan menjadi korban adalah masyarakat itu sendiri. Menurut Agus Yudhoyono, kondisi polusi tersebut bisa terjadi bukan hanya karena penggunaan PLTU melainkan juga karena pembakaran di transportasi umum. Oleh sebab itulah, dia sudah berencana untuk membenahi sektor transportasi.

Sayangnya, AHY yang belakangan dijuluki manusia yang ‘bersinar tanpa bintang’ ini enggan mengomentari soal tantangan yang diberikan oleh Greenpeace soal satu juta panel surya tersebut. “Pada prinsipnya banyak kecocokan bahwa Jakarta harus menjadi kota yang bisa ditinggali dengan nyaman dan sehat,” kata Agus. Agus pun menegaskan pertemuannya dengan Greenpeace hanya bersifat diskusi karena organisasi tersebut merupakan non-partisan dan tak berhak mendukung salah satu calon.

Akan tetapi, Agus menekankan, dirinya meminta Greenpeace datang untuk memberikan masukan soal salah satu program unggulan, yaitu menjadikan DKI sebagai kota ramah lingkungan. Bahkan, kata Agus, tak ada pembahasan reklamasi dari pertemuannya dengan Greenpeace. “Greenpeace memberikan beberapa rekomendasi yang isinya jika saya menjadi gubernur untuk mengambil langkah untuk mengurangi polusi udara,” pungkasnya.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *