Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Agus-Sylvi Kedepankan Program Bantuan Dana Bagi Warga

taufiqurokhman.com – Dari debat perdana yang mengambil tema seputar permasalahan sosial-ekonomi, termasuk persoalan lingkungan, transportasi, dan keamanan, pasangan nomor urut 1 pasangan calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Sylviana Murni (Sylvi) tampak lebih mengedepankan program bantuan dana bagi warga Jakarta. “Mulai dari Bantuan Langsung Sementara (BLS) sebesar 5 juta rupiah untuk tiap keluarga miskin, bantuan modal usaha bergulir sebesar 50 juta rupiah untuk tiap unit usaha, sampai dengan bantuan 1 miliar rupiah per tahun untuk pemberdayaan RT/RW di DKI Jakarta,” kata pemerhati kepemiluan, Said Salahuddin, Sabtu (14/1/2017).

Selain itu, katanya, program pelayanan kesehatan, penegakan hukum, peningkatan kualitas pemerintahan dan birokrasi, program rumah rakyat, penyerapan tenaga kerja, kerukunan warga, serta pembangunan karakter akhlak dan moral, serta hal lainnya memang juga disuarakan oleh Agus – Sylvi. Tetapi program bantuan dana tampak ingin lebih ditonjolkan oleh pasangan ini.

Program bantuan tersebut, sambungnya, sebetulnya bagus-bagus saja. Selain dapat memberdayakan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran, program itu pada gilirannya juga diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan daya beli masyarakat. “Sampai disini, Agus-Sylvi boleh disebut telah menunjukan keberpihakannya kepada warga Jakarta, khususnya kepada mereka yang berlabel orang pinggiran,” jelas Said.

Sayangnya, lanjut Said, pasangan nomor urut 1 itu kurang mampu menjawab secara tangkas dan kongkret mengenai metode untuk menghindari kemungkinan terjadinya penyimpangan dana-dana yang akan dikelola oleh masyarakat tersebut, sebagaimana dikhawatirkan oleh pasangan nomor urut 2. “Pertanyaan dari pasangan petahana ini cukup masuk akal, mengingat program bantuan dana yang sejenis pernah juga diwujudkan di masa lalu, tetapi ternyata menyisakan sejumlah persoalan,” demikian Said.

 

rmol

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *