Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Ada 170 Juta Sampah Luar Angkasa Mengitari Bumi

taufiqurokhman.com (Canberra) – Peneliti dari seluruh dunia berkumpul di Canberra, Australia untuk berkoordinasi mengatasi sampah antariksa yang berada di dekat orbit Bumi. Ini akan menjadi upaya pembersihan sampah luar angkasa terbesar yang pernah dilakukan oleh manusia. Dilansir Theage, Selasa (30/5/2017), Mount Stromlo’s Space Environment Research Centre menjadi tuan rumah konsorsium yang berfokus pada pembersihan jutaan sampah buatan manusia dari orbit Bumi.

Diperkirakan, terdapat 170 juta puing mengelilingi Bumi dengan kecepatan melebihi 27 ribu kilometer per jam, menempatkan satelit, dan infrastruktur luar angkasa seharga USD900 dalam risiko atau bahaya. Dr Ben Greene, kepala eksekutif Space Environment Research Centre menjelaskan mengapa membersihkan langit dari kekacauan kosmis ini sangat penting dilakukan. “Ada begitu banyak puing yang menabrak dirinya sendiri dan membuat lebih banyak puing,” katanya.

Greene menambahkan, badai bencana benturan bisa dengan cepat menghancurkan semua satelit yang mengorbit. “Banyak orang tidak menyadari hal ini, tetapi kita membutuhkan satelit tersebut untuk GPS, untuk pengelolaan tanaman, untuk pertahanan, dan bahkan untuk melihat kebakaran semak-semak,” jelasnya.

Sekadar informasi, Paul Sibley dari Australian National University (ANU) kini bekerja pada proyek untuk menghilangkan puing-puing di luar angkasa dengan menggunakan laser yang berbasis di Bumi.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *