Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Destinasi Wisata yang Makin Terkenal Berkat Film

taufiqurokhman.com – Film nampaknya bisa menjadi jembatan untuk menarik wisatawan datang berkunjung ke suatu tempat. Bahkan pemerintah New Zealand mendapati negaranya mengalami peningkatan jumlah wisatawan sebanyak 50 persen begitu film Lord of The Rings dan The Hobbit ditayangkan. Tidak terkecuali Indonesia, fenomena tersebut juga terjadi dan tentu saja menguntungkan.

Berikut beberapa destinasi wisata yang makin terkenal dan dikunjungi banyak wisatawan berkat tayangan film, seperti dikutip dari grivy, belum lama ini.

Pantai Tanjung Tinggi, Belitung – Laskar Pelangi
Banyak orang mengetahui, Buku Laskar Pelangi menggambarkan Bangka Belitung secara romantis karena cerita yang begitu dekat dengan latar daerah tersebut. Buku karangan Andrea Hirata tersebut mendapat animo luar biasa, sampai kemudian diangkat menjadi film yang disutradarai oleh Riri Riza berjudul Laskar Pelangi. Bangka Belitung pun sontak menjadi tujuan wisata yang ramai diburu, bahkan tak hanya oleh wisatawan lokal. Mereka, kebanyakan mengincar pantai-pantai indah di Bangka Belitung, seperti Pantai Tanjung Tinggi dan masih banyak lagi, wisata kuliner, sampai mengunjungi Museum Andrea Hirata yang baru didirikan.

Ubud dan Uluwatu, Bali – Eat, Pray and Love
UluwatuFilm yang dibintangi Julia Robert ini juga diangkat dari buku. Di dalamnya, Bali menjadi satu-satunya lokasi di wilayah Asia yang muncul, tepatnya Ubud dan Uluwatu, juga Pantai Padang Padang. Kawasan Ubud tentunya menghadirkan area persawahan, Monkey Forest, Rumah Ketut Liyer, guru spiritual yang terkenal di Bali. Meski tak ada yang meragukan popularitas Bali sebagai destinasi wisata top sebelum film dirilis, namun mata dunia internasional semakin terbuka akan Bali setelah film produksi Hollywood ini muncul.

Gunung Semeru, Jawa Timur – 5 CM
Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di pulau Jawa menjadi sorotan wisatawan setelah film 5 CM beredar. Baik berkat unsur sinematografi yang menampilkan pemandangan menakjubkan, maupun cerita yang bikin penonton pada baper.

Wamena dan Danau Habema – Denias

Danau HabemaKeindahan Danau Habema di lereng Puncak Trikora, Jayawijaya yang muncul di film Denias benar-benar terangkat setelah film yang disutradarai oleh Ari Sihasale tersebut tayang. Danau dengan nama asli Yuginopa tersebut terletak di kompleks Pegunungan Jayawijaya. Dengan ketinggian 3.225 mdpl, Habema didaulat sebagai salah satu danau tertinggi di Indonesia. Di sana Anda bisa melihat langsung Puncak Wilhelmina (nama asli Puncak Trikora) menjulang tinggi di depan mata. Di Puncak itulah, salju khatulistuwa berada. Di sekitar danau, terhampar padang rumput yang luas. Jika beruntung kamu bisa menemukan cenderawasih dan astrapia, sampai anggrek hitam yang langka.

Puncak Penanjakan, Bromo – Pasir Berbisik
Film Pasir Berbisik yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo dan Christine Hakim berlatar Gunung Bromo dengan hamparan padang sabana membuat turis berbondong-bondong datang ke sana saat liburan atau waktu senggang mereka. Menikmati sunrise di Puncak Penanjakan adalah salah satu aktivitas wajib di sana.

Kawah Ijen dan Taman Nasional Baluran, Jawa Timur – King
kawahijenSutradara Ari Sihasale lagi-lagi mengangkat keindahan alam Indonesia dalam film berjudul King. Dengan memilih lokasi syuting di sekitar Taman Nasional Baluran dan Puncak Kawah Gunung Ijen, Jawa Timur, King berhasil menawan semua mata yang melihatnya dan menjadikan dua spot tadi destinasi liburan mereka berikutnya. Suasana pedesaan yang sangat asri menjadikan tempat ini sebagai salah satu wisata yang patut dikunjungi. Kamu bisa menjelajah Kawah Gunung Ijen yang penuh kabut belerang atau sekadar menyaksikan penambangan belerang dengan cara tradisional.

Yogyakarta – AADC 2
Daya tarik AADC 2 ternyata bukan melulu soal kisah cinta Rangga dan Cinta. Pemilihan lokasi syuting yang tepat menjadikan film ini berhasil membuat penonton segera memesan tiket untuk menuju Yogyakarta. Beberapa tempat, seperti Candi Ratu Boko, Punthuk Setumbu, Gereja Ayam, dan beberapa tujuan kuliner, mendadak ramai setelah film tayang. Fenomenal!

Sendangsono – 3 Hari Untuk Selamanya
Film 3 Hari Untuk Selamanya yang merupakan besutan sutradara Riri Riza dan Nicholas Saputra sebagai bintang utama laki-laki, didominasi oleh perjalanan darat yang dilakukan sepasang tokoh utama dari Jakarta menuju Yogyakarta lewat jalur utara. Tak terbayang, berapa banyak pemandangan seru yang dihadirkan selama perjalanan. Satu spot yang menarik perhatian, adalah Sendangsono, sebuah tujuan ziarah Gua Maria. Berada di Kabupaten Kulon Progo yang sudah masuk ke wilayah Yogyakarta, Anda bisa menikmati ketenangan dan kedamaian di sini.

Post Author
admin123
Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *