Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

42 Puskesmas di Lebak Siaga 24 Jam Selama Lebaran

Taufiqurokhman.com – Sebanyak 42 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, memberlakukan siaga 24 jam untuk melayani masyarakat selama Lebaran 2016.

“Kami mengintruksikan seluruh petugas medis yang bertugas di Puskesmas siaga selama Lebaran guna menangani kejadian luar biasa (KLB) maupun kecelakaan lalu lintas,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak Heru Haerudin di Lebak, Minggu.

Selama ini, ke-42 Puskesmas yang tersebar di 28 kecamatan itu sudah memberlakukan sistem 24 jam untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para pemudik maupun masyarakat setempat.

Sebanyak 42 puskesmas tersebut melibatkan 200 tenaga medis, terdiri atas dokter, perawat dan bidan.

“Kami minta tenaga medis jangan meninggalkan tugas kerja karena khawatir terjadi kasus KLB itu,” katanya.

Ia mengatakan, petugas kesehatan berjaga-jaga di setiap Puskesmas secara bergantian untuk memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat.

Mereka petugas medis secara bergantian bertugas sesuai jadwal masing-masing di puskesmas.

Selain itu pihaknya juga membuka 5 posko Lebaran, seperti stasiun, terminal,Alun-alun dan lokasi objek wisata.

Pos pelayanan kesehatan tersebut menyediakan fasilitas mobil ambulans, tenaga medis, petugas palang merah remaja, obat-obatan.

“Petugas kami juga siap memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan bagi para pemudik di sejumlah titik, yang rawan kecelakaan,” katanya.

Kepala Puskesmas Mandala Kabupaten Lebak dr Budi Mulyanto mengatakan pihaknya telah menyiagakan pelayanan medis dengan mendirikan Posko Lebaran untuk memberikan pelayanan kepada pemudik yang menggunakan angkutan.

Dengan pemberlakuan siaga ini, kata dia, diharapkan selain bisa mencegah kasus KLB juga dapat menolong pemudik yang mengalami kecelakaan kendaraan.

Sebab tahun-tahun lalu di wilayah tugasnya seringkali kedatangan pasien kecelakaan lalu lintas.

Begitu pula setelah lebaran banyak juga pasien yang menderita gangguan pencernaan, seperti diare maupun keracunan makanan.

“Dengan memberlakukan siaga kami bisa menolong jiwa pasien itu,” katanya.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si merupakan seorang mantan DPRD Banten. Kini beliau bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *