Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

10 Langkah Melawan Cyber Crime

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Internet telah mengubah gaya hidup kita, mulai dari cara menyelesaikan pekerjaan, berkomunikasi, melakukan aktivitas sosial, berbelanja, mencari hiburan semua berubah berkat keberadaan Internet. Tapi, di balik kemudahan ada sisi gelapnya.

Berbagai cyber crime untuk selanjutnya disebut kejahatan dunia siber berseliweran di dunia maya. Lengah sedikit, kita bisa menjadi korban. Jadi, kamu harus berhati-hati. Chrissie maryanto, Marketing Director PT Prosperita – ESET Indonesia mengatakan kebanyakan pengguna Internet di Indonesia masih belum benar-benar memahami kejahatan siber yang mengintainya. Keterbatasan pengetahuan ini bisa menjadi bumerang bagi pengguna dan membawa malapetaka. “Oleh karena itu pengguna Internet harus lebih mawas diri dan mulai mengimplementasikan software agar bisa berinternet dengan aman dan nyaman,” kata Chrissie, dalam keterangannya, kemarin.

Sebetulnya, tak perlu keahlian komputer khusus kalau kamu ingin aktivitasmu di dunia maya aman-aman saja. Pengguna awam pun bisa, dengan mengikuti langkah-langkah berikut, seperti disampaikan Eset:

1. Lindungi Perangkatmu
Pakai tiga teknologi murah: aplikasi antivirus, aplikasi anti-spyware dan firewall, serta anti ransomware. Beberapa perusahaan penyedia jasa keamanan internet telah menyediakan software keamanan yang komprehensif dalam satu paket murah. Catat! Jangan pakai software bajakan ya. Selain ilegal, software semacam ini tidak akan sanggup memberikan perlindungan yang tepat.

2. Update Sistem Operasi, Aplikasi dan Antivirus
Penyerangan melalui internet banyak sekali yang memanfaatkan “celah” pada sistim perangkat. Update secara berkala karena itu sangat penting dan sangat vital bagi pengguna Internet. Beberapa pengembang aplikasi telah menyediakan fitur update berkala secara otomatis untuk menambah kemampuan.

3. Membuat Salinan atau Backup
Backup harus dilakukan secara rutin. Pastikan data salinan disimpan di tempat yang aman. Simpan backup pada drive eksternal dengan kapasitas yang memadai, pastikan tidak terhubung sama sekali dengan komputer lain atau jaringan. Karena jika komputer backup terinfeksi dengan jenis ransomware, file backup bisa jadi terenkripsi juga, bahkan jika mereka disimpan di cloud sekalipun.

Jika komputer utama terinfeksi dan kamu memiliki backup di tempat yang aman, maka kamu dapat mengembalikan data yang terinfeksi setelah berhasil membersihkan sistem dari malware. Agar semakin aman, gunakan teknologi enkripsi (secure data) pada internal drive atau folder yang digunakan. Sehingga jika terjadi pencurian pada perangkat enternal atau pencurian akses drive, pencuri tidak akan dapat membaca data yang ada.

4. Laporkan Email dan Website Phishing
Salah satu metode yang paling sering digunakan untuk melakukan penipuan adalah trik lama dengan menggunakan situs palsu. Pengguna menerima email dari alamat pengirim yang terlihat familiar dan terpercaya, dengan link yang mengarahkan kamu ke sebuah portal palsu. Untuk mencegah hal ini terjadi lagi, sangat penting untuk melaporkan situs phishing dari browser yang digunakan, dan juga melaporkannya kepada provider antivirus jika tidak mampu mengenali situs sebagai portal berbahaya. Jika website phishing meniru situs dari lembaga keuangan, segera hubungi lembaga tersebut sehingga mereka dapat mengambil tindakan cepat untuk menanggulanginya. Dengan cara ini pengguna telah membantu melindungi banyak orang dari bahaya mengunjungi situs palsu.

5. Ubah Password
Ada banyak cara untuk membongkar password. Jadi pastikan pengguna memiliki password yang kuat, mengubahnya secara teratur dan tidak menggunakan password yang sama untuk akun yang berbeda. Ketiga pilar ini akan membantu menjaga kunci identitas digital kita tetap aman dari penjarahan. Password yang kuat terdiri dari paling sedikit 8 karakter dan mengandung unsur huruf besar, huruf kecil, angka dan karakter seperti *, ?, & dan sebagainya.

6. Otentikasi Dua Faktor (2FA)
Cyber Crimes01Developer sudah saatnya menggunakan Two Factor Authentication (2FA) dalam mengamankan akses masuk dan saat melakukan proses yang krusial, misalnya saat menyetujui pembayaran. Meskipun kita sudah mengimplementasikan beragam teknik untuk melindungi password, masih saja hal ini belum bisa memberikan jaminan menyeluruh. Namun, otentikasi dua faktor, secara signifikan akan meningkatkan tingkat keamanan, jadi manfaatkanlah. Bagi penggemar media sosial, aktifkan fitur ini. Setiap percobaan akses akan otomatis mengirimkan alert dan membutuhkan authentikasi tambahan melalui SMS atau email yang didaftarkan. Jika penjahat siber berhasil mencuri password kamu, mereka tidak akan dapat melakukan kerusakan yang signifikan, karena mereka masih perlu memasukkan kode yang dihasilkan oleh lapisan tambahan keamanan ini.

7. Lindungi Identitasmu
Jangan membagi informasi sensitif dan data pribadi kamu di Internet. Baik itu nomor kartu tanda penduduk (termasuk foto KTP), tanggal lahir, foto-foto pribadi, kegiatan anak dan lain-lain. Facebook yang memiliki jumlah pengguna terbesar di Indonesia memiliki pengaturan privasi beragam di mana pengguna dapat mengatur dengan siapa saja ingin berbagi informasi.

8. Periksa Status Rekening Bank
Periksalah saldo rekening kamu secara rutin, tujuannya untuk mendeteksi penyimpangan atau transaksi yang tidak diketahui.

9. Amankan Chat/SMS
Jangan mudah percaya dengan berita/url yang menyebar via applikasi Chat/SMS. Seperti halnya Email phising, metode serupa digunakan oleh penyebar yang tidak bertanggungjawab. Hindari mengklik berita/tulisan yang tidak ada korelasinya dengan kita. Curigai setiap tawaran melalui short url yang ada, segera hapus tulisan yang dirasa tidak penting dan tidak perlu disebarluaskan kembali.

10.Waspada
Memahami bagaimana cara kerja hoax/phising adalah cara terbaik untuk menghindari jatuh menjadi korban. Dan berbagi pengetahuan yang kita miliki tersebut akan membantu banyak orang untuk terhindar dari masalah yang sama. Dengan menghentikan menyebarkannya berarti membantu orang lain mendapat kemungkinan terburuk, sama artinya menjaga properti kamu sendiri dan informasi yang tersimpan di komputermu. Dengan mengikuti tips ini secara menyeluruh akan dapat meningkatkan keamanan perangkatmu dan menciptakan hambatan untuk penjahat siber. Peningkatan kompleksitas sistem perlindungan keamanan yang kita bangun akan memperbesar kemungkinan menghentikan penjahat siber beraksi.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *